Cara Membuat Bumbu Ayam Crispy Untuk Usaha

  • 5 min read
  • Jan 24, 2022
tepung crispy

Masakan olahan ayam memang tidak pernah membosankan walaupun bertahun-tahun kita terus mengkonsumsinya. Hal ini terbukti dengan merebaknya restoran dan kaki lima yang menyediakan menu olahan Ayam khususnya Ayam Crispy.

Ayam Crispy Fried Chicken
Ayam Crispy / Fried Chicken (ilustrasi)

Masyarakat Indonesia kerap menyebut ayam cripsy dengan sebutan Fried Chicken yaitu adaptasi dari bahasa inggris, atau juga menyebutnya dengan ayam kentaki / kentucky yang sebenarnya merupakan brand restoran cepat saji terkenal dengan menu ayam crispynya.

Bumbu & Dasar Pembuatan Ayam Crispy

Proses pembuatan kentucky tidaklah sulit namun memang perlu sedikit keterampilan. Keterampilan yang kita perlukan untuk membuat ayam crispy ialah pada proses marinasi, penepungan, dan penggorengan. Apabila salah satu aspek tersebut mengalami kegagalan, maka hasil ayam crispy menjadi kurang maksimal.

Proses marinasi dan penepungan sebenarnya juga dipengaruhi oleh peracikan bumbu yang pas. Dalam pengolahan ayam crispy, kami kerap mengenalnya bumbu inti yang berguna dalam proses penepungan dan bumbu marinasi yang berguna untuk memberi rasa pada ayam.

Bumbu inti ini merupakan semua bumbu-bumbu kriuk kecuali tepung terigu. Tepung terigu merupakan komponen utama pembentuk kriuk crispy, sedangkan bumbu inti tersebut berguna untuk memberikan bentuk dan cita rasa pada kriuk tersebut.

Berbeda dengan bumbu inti, bumbu marinasi merupakan bumbu yang berguna untuk memberi rasa pada daging olahan. Biasanya, daging direndam/dibalurkan dengan bumbu marinasi.

Bumbu marinasi yang praktis memungkinkan kita untuk cukup mendiamkan baluran bumbu pada daging olahan tanpa perlu mengungkep daging tersebut. Proses marinasi biasanya memerlukan waktu 15-30 menit, sedangkan untuk hasil terbaik, proses marinasi memakan waktu semalaman.

Bumbu Inti

Istilah lain yang kerap terdengar sebagai pengganti nama bumbu inti adalah bumbu biang. Bumbu ini merupakan komponen utama yang bertugas memberi rasa dan kesempurnaan bentuk hasil masakan. Oleh sebab itu, bumbu inti biasanya terdiri dari rempah-rempah dan bahan pendukung lainnya seperti bahan pengembang.

Bumbu inti inilah yang nanti kita campurkan dengan tepung terigu untuk menepungi daging ayam, sehingga tepung kriuk yang dihasilkan dari olahan ini akan memiliki rasa yang enak.

Mengutip dari Cookpad dengan sedikit penyesuaian, kami mengklasifikasikan bumbu inti untuk 1 kg tepung terigu pada pembuatan ayam crispy sebagai berikut.

  • 1 sdt garam (5 gr)
  • 1 ½ sdt bubuk merica (7.5 gr)
  • 1 ½ sdt kaldu jamur / kaldu ayam bubuk (7.5 gr)
  • 1 ½ sdt bubuk bawang putih (7.5 gr)
  • 1 ½ sdt Baking Powder (7.5 gr) (jika BP double action, cukup 1 sdt saja)

Jika di mix, maka kurang lebih semua bahan tersebut sebanyak kurang lebih 2 sendok makan (35 gram), untuk menambah margin dan kuantitas per kemasan, biasanya produsen juga menambahkan sedikit tepung terigu protein tinggi sebagai campurannya.

Bumbu Marinasi

Bumbu marinasi kerap disebut sebagai bumbu baluran / rendaman, walaupun beberapa prosesnya cukup dengan menaburkan saja.

Mengutip dari Cookpad dengan sedikit penyesuaian, kami mengklasifikasikan bumbu marinasi untuk 1 kg daging ayam pada pembuatan ayam crispy sebagai berikut.

  • 1 sdt merica bubuk (5 gr)
  • 1 sdt garam (5 gr)
  • 5 siung bawang putih (1 sdt bubuk bawang putih) (5 gr)
  • 1 sdt vetsin / kaldu ayam bubuk (5 gr)

Jika di mix, maka kurang lebih semua bahan tersebut sebanyak 1 sendok makan (20 gram)

Proses Peracikan Bumbu Ayam Crispy

Pada dasarnya, proses peracikan bumbu baik marinasi maupun bumbu biang / inti melalui proses yang sama, hanya berbeda dari takarannya saja.

Agar dapat berlaku demikian, kita bisa memanfaatkan bahan-bahan yang sudah berupa bahan bubuk / serbuk dari pabrikan, sehingga selanjutnya kita hanya mencampurkan dan mengaduk-aduk saja.

  1. Semua bahan baku disiapkan, diayak supaya tidak ada yang membulir, dan ditimbang sesuai dengan takaran bumbu yang diperlukan
  2. Bahan baku yang sudah ditimbang kemudian dimasukan ke dalam wadah (baskom / ember)
  3. Lakukan proses pengadukan, jika memungkinkan, gunakan mesin mixing selama 15 menit.
  4. Bahan baku yang sudah melalui proses mixing, selanjutnya memasuki proses pengemasan
  5. Proses pengemasan berikut dengan proses gramasi (menimbang)
  6. Setelah dikemas, pastikan kemasan tertutup dengan segel rapat, bila menggunakan plastik kemasan bisa menggunakan sealer, sedangkan bila menggunakan botol, bisa ditutup dengan segel alumunium.
  7. Produk jadi berupa bumbu bubuk yang umumnya tahan hingga 12 bulan.

Harga Jual Bumbu Ayam Crispy

Ada beragam metode penjualan bumbu untuk ayam crispy. Biasanya bumbu ini dijual per paket, yaitu 1 paket berisi bumbu biang / inti dan bumbu marinasi.

Untuk 1 kg bumbu biang maupun bumbu marinasi per 2021 berada pada harga Rp.50.000,- sampai Rp.70.000,-

Kita bisa variasikan jenis produknya menjadi beberapa varian seperti reguler dan premium.

Untuk premium, kita bisa memberikan sedikit takaran bumbu penyedap untuk memperkuat rasanya. Kemudian, kita bisa memberikan harga sedikit lebih mahal dari bumbu biasanya. Misalkan bumbu reguler 50 ribu, bumbu premium 70 ribu.

Proses Pemasaran

Produk yang telah kita produksi kemudian kita pasarkan untuk menjangkau pembeli-pembeli di sekitar kita maupun di luar daerah.

Proses pemasaran bisa melalui cara offline maupun online.

Pemasaran Offline

Titip Jual

Kita bisa menjualnya dengan metode titip jual ke pedagang-pedagang di sekitar kita atau ke pedagang-pedagang di pasar. Perlu di ingat untuk membedakan harga jual konsumen akhir dan pedagang, karena pedagang juga membutuhkan keuntungan untuk menjajakan dagangannya.

Pelatihan Kuliner

Cara lainnya yaitu bisa melalui pelatihan, kursus atau demo masak. Sebagian dari kita mungkin pernah didatangi oleh orang yang menawarkan demo masak di rumah-rumah kita, kemudian mereka menunjukkan bumbu atau alat yang digunakan untuk proses memasak tersebut.

Kemudian dari situ, secara tidak langsung mereka sedang mempromosikan dan menjual produk-produk dagangannya. Demo masak yang kita kenal membuat kita merasa tertarik untuk setidaknya mencoba (membeli) produk itu dan mempraktikan seperti yang mereka praktikan.

Menjajakan di warung milik sendiri

Ini merupakan cara praktis apabila kita punya warung sendiri, namun kendalanya adalah ruang lingkup calon pembelinya terlalu sempit untuk memasarkan produk jualan kita.

Pemasaran Online

Menjual di E-Commerce

Menjual di e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, dll merupakan cara praktis untuk berjualan online.

Hal itu seperti kita berjualan di pasar konvensional dimana trafik calon pembeli akan datang dengan sendirinya melewati produk-produk kita.

Kita dapat memanfaatkan fitur iklan berbayar untuk menunjukkan dagangan kita lebih instan dan sering muncul pada layar calon pembeli.

Menjual di Sosial Media

Sosial media pada dasarnya merupakan media untuk berinteraksi / sosialisasi. Namun bukan berarti tidak dapat kita manfaatkan untuk berjualan.

Sebagai media untuk bersosialisasi, kita sepatutnya berjualan dengan cara yang lebih santai, sabar, dan tidak terkesan berjualan (soft selling). Kita dapat menyampaikan bahwa produk bumbu yang kita jual mempunyai nilai yang bermanfaat untuk pembeli.

Kita sampaikan nilai-nilai tersebut melalui pengalaman pelanggan atau pribadi sehingga memicu pembaca untuk membeli produk kita sedangkan sebenarnya kita tidak secara langsung menawarkan produk ke mereka.

Berikan beberapa postingan berupa tips-tips yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan juga terkait dengan produk-produk yang kita jual.

Tips Pemasaran

Manfaatkan Sales dan Reseller untuk menjajakan produk-produk kita, sehingga kita dapat lebih berfokus pada pemecahan masalah dari pelanggan-pelanggan kita dan kualitas dari produk yang kita produksi.

Perluas jaringan reseller di seluruh penjuru negeri untuk mencakup pasar sasaran yang lebih luas.

Bila memungkinkan, siapkan mitra untuk menjadi distributor di tiap-tiap daerah.

Berikan reward atas pencapaian penjualan tiap-tiap sales. Kita bisa berikan target-target tertentu untuk mendapatkan reward tertentu. Hal ini akan membuat mereka sebagai tim sales lebih bersemangat untuk menjual dan meraup keuntungan.

Sediakan Customer Center / Service untuk menangani keluhan dari pelanggan (termasuk sales, reseller, dan distributor)

Potensi Bisnis Turunan

Sebagai bumbu inti, kita bisa memanfaatkannya menjadi beragam bisnis turunan selain hanya sekedar menjual bumbu mentahnya saja.

Kita dapat mengolahnya menjadi berbagai jenis varian masakan, seperti macam-macam olahan crispy dan gorengan lainnya.

Kita juga dapat bereksperimen untuk mengkombinasikan macam-macam resep dengan bumbu yang kita produksi sehingga bumbu ini akan terkesan lebih serbaguna.

Dengan demikian maka kita telah mendapat potensi lain untuk membuka bisnis berikut:

  1. Restoran Olahan Crispy (Ayam Geprek, Ayam Richeese, Ayam Bakar, Ikan Crispy, dll)
  2. Jajanan Aneka Olahan Keripik / Crispy
  3. Membuat dan menjual tepung serbaguna (Bumbu inti + tepung terigu = tepung serbaguna)
  4. Waralaba Kaki Lima
  5. Konsultan usaha kuliner bidang olahan crispy (menyediakan gerobak & banner jualan, paket bisnis)
  6. Bisnis pelatihan / cooking class baik online maupun offline

Bisnis-bisnis tersebut dapat kita pegang secara mandiri atau kita tawarkan ke pelanggan / calon pelanggan kita. Sehingga secara tidak langsung, mereka akan terus menjual dan menggunakan produk-produk kita. Oleh sebab itu, produksi bumbu yang kita jalankan akan terus berjalan.

Kesimpulan

Apabila kamu menginginkan usaha yang ramai peminat dan banyak potensi bisnis di belakangnya, maka usaha bumbu ayam crispy ini bisa menjadi salah satu alternatifnya.

Minimal alat dan bahan yang diperlukan untuk memulai produksi bumbu ayam crispy ini adalah:

  1. Bahan baku yang sudah berupa bubuk
  2. Baskom / Ember
  3. Pengayak tepung
  4. Timbangan digital (gunakan yang memiliki ketelitian tinggi)
  5. Mesin mixing (jika memungkinkan)
  6. Kemasan primer (pembungkus bahan jadi)
  7. Mesin segel / sealer
    • Untuk kemasan plastik / full color / standing pouch, bisa gunakan hand sealer, pedal sealer, atau continuous sealer. Apabila produksi sudah dalam skala yang sangat besar, kamu bisa menggunakan mesin pengemas custom.
    • Untuk kemasan botol plastik, bisa gunakan setrika dengan segel alumunium foil untuk menyegel bagian dalam tutup botol atau bisa juga menggunakan hot air gun dengan plastik shrink untuk menyegel luar botol.
  8. Stempel kedaluwarsa dan kode produksi
  9. Kemasan sekunder (pembungkus produk jadi, seperti kardus)

Setelah menjalankan usaha ini, kamu bisa mengembangkan ke bisnis lainnya atau bermitra dengan pelanggan untuk membentuk bisnis baru sehingga kamu tetap bisa menjadi supplier tetapnya. Selamat mencoba!

Post Terkait :

23 thoughts on “Cara Membuat Bumbu Ayam Crispy Untuk Usaha

  1. Sharing yang bermanfaat banget nih, apalagi yang mau usaha di bidang kuliner. Ngomong-ngomong enakan pakai kaldu jamur atau kaldu ayam yah untuk bumbu biangnya?

  2. Resepnya bermanfaat banget nih. Saya paling penasaran sama bumbu buat marinasi, tiap menu atau olahan ayam kayaknya punya resep khusus marinasi ya

    1. Sebenarnya tiap orang juga biasanya punya resep masing-masing. Ibarat kalau di restoran, bumbu biang untuk tepung dan bumbu marinasi ini jadi bumbu rahasia tiap restoran, jadi biarpun karyawan yang memasak, mereka tetap tidak tau resep bumbunya secara rinci, karena mereka terima jadi tinggal mengolah saja 🙂

  3. Baru ngangguk-ngangguk setelah baca ini, iya juga ya bumbu ayam crispy bisa jadi ladang buat usaha.. Apalagi kalau punya racikan yang pas.. Makasih tipsnya yaa Kak

  4. tutorial lengkap banget ini dari mulai bikin bumbu krispi hingga proses pemasaran harus seperti apa

    bisa di coba ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.