6 Unsur Manajemen Wirausaha

  • 5 min read
  • Okt 01, 2021

Pendahuluan

Menjadi pengusaha adalah keputusan yang sangat tepat bagi kamu yang memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Memiliki kemampuan analitis saat menghadapi segala kondisi dan yang terpenting adalah berani berinisiatif dalam arti menggerakkan semua unsur kehidupan diri. Seperti jiwa, raga, pikiran, dan spiritual secara maksimal dan berkelanjutan.

Menjadi seorang pengusaha, artinya dalam hidupnya akan menggeluti bidang wirausaha, yang lekat akan konsep manajemen. Namun, pada dasarnya untuk mempelajari konsep manajemen akan jauh lebih mudah jika kita mengetahui 6 unsur manajemen yang ada saat ini. Keenam unsur ini sangat berkaitan satu dengan yang lainnya menjadi sebuah kesatuan yang berbentuk matarantai manajemen. unsur apa sajakah itu?

Selamat datang di Datakoma.com kali ini kita akan membahas tentang 6 Pilar Manajemen yang harus seorang wirausahawan KETAHUI!

Money (Uang)

Unsur yang menjadi bahan pikiran pengusaha pertama kali dalam memulai bisnis adalah uang. Uang sudah menjadi darah dari segala bentuk kegiatan apapun termasuk binsis. Dalam menjalankan bisnis seorang wirausahawan harus dapat mengelola keuangannya sendiri. Hal yang paling sederhana dalam konsep berpikir tentang uang dalam kegiatan wirausaha adalah.

  1. Darimana modal berasal?
  2. Darimana income berasal? (hal ini berkaitan dengan unsur Market)
  3. Bagaimana cara mengelola keuangan agar tetap terkontrol? (hal ini berkaitan dengan unsur Method)?

dalam proses pembangunan bisnis, keberadaan uang adalah faktor yang sangat vital karena proses administrasi. Dalam rangka melegalkan perusahaan itu sendiri membutuhkan keuangan yang tidak sedikit. Jangankan modal untuk membuat perusahaan legal secara hukum. Bahkan tahap persiapan material, tools, dan man (operasional) juga memerlukan modal yang tidak sedikit.

namun jangan khawatir, terdapat beberapa usaha yang tidak memerlukan modal yang besar agar usaha tersebut dapat berjalan.

seringkali terjadi pengelolaan keuangan yang tidak jelas, sehingga merugikan pelaku usaha itu sendiri. Keuangan harus dikelola secara rasional dan jelas dari hulu ke hilir. Uang menjadi penting, dalam pengelolaanya memerlukan ilmu agar semua aktivitas menjadi lancar.

Dalam penggunaannya, mengatur keuangan haruslah terarah, perhitungkan dengan cermat dan rasional untuk meminimalkan resiko kegagalan dalam mencapai tujuan. Penting untuk memperhitungkan berapa jumlah uang, bagaimana cara memperoleh uang, dan bagaimana proses perputaran uang tersebut dari modal menjadi profit.

Method (Metode)

Metode artinya adalah cara kita melakukan sesuatu dengan baik dan benar, agar tercapai sebuah tujuan yang diinginkan. Metode pada dasarnya adalah sebuah aturan yang terbentuk dari proses yang panjang dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Hamid Darmadi (2010: 42) berpendapat bahwa “metode adalah cara atau jalan yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan”. Sedangkan menurut Sri Anitah dan Yetti Supriyati (2008: 4.3) “metode adalah suatu cara yang teratur atau yang telah dipikirkan secara mendalam untuk digunakan dalam mencapai sesuatu”.

dalam berwirausaha seorang pemimpin ataupun pemilik usaha,Pasti memiliki sekelompok karyawan yang memiliki tugas masing-masing. Pemilik usaha sebaiknya merancang sebuah skema alur pekerjaan yang nantinya menjadi sebuah pedoman untuk melakukan pekerjaan. Sederhananya metode ini adalah SOP, tentunya dalam proses pembuatan SOP pasti akan memiliki banyak perubahan-perubahan, karena terkadang terjadi perbedaan antara apa yang sudah terkonsep dengan apa yang terjadi sebenarnya. hal ini terjadi menyesuaikan tergantung cara seseorang menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan efisien.

Keefektifan pekerjaan dapat tercapai apabila sumber daya manusia yang ada, memiliki keterampilan dan pengetahuan yang spesifik terhadap apa yang ia kerjakan. karena karyawan tersebut sudah memahami apa yang harus dan apa yang tidak ia kerjakan.

Man (Manusia)

Dalam kegiatan wirausaha kita harus sadar akan peran penting yang manusia miliki. bahkan menejemen wirausaha sendiri terdiri atas kumpulan manusia yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan tertentu. Sebagai pelaku wirausaha kita harus memperhatikan

  1. Kebutuhan akan Jumlah Karyawan
  2. Kebutuhan akan Skill atau Keahlian
  3. Berapa lama kita membutuhkan tenaga Karyawan

dalam menejemen kewirausahaan, kita harus mengetahui strategi-strategi yang tepat untuk membuat sebuah lingkungan yang dapat mengendalikan ide-ide, keinginan, serta pemikiran-pemikiran manusia yang berada dalam kewirausahaan.

Karena bagaimanapun juga manusia-manusia tersebut memiliki latarbelakang berbeda dan memiliki keinginan yang berbeda. Entah kepentingan untuk perusahaan ataupun untuk dirinya sendiri. Dalam menentukan kebutuhan sumberdaya manusia, kita perlu merancang konsep kerja keseluruhan dari kewirausahaan kamu, bentuk sederhananya adalah SOP.

Intinya kebutuhan akan manusia bagaimanapun juga akan mempengaruhi cost atau biaya pengeluaran perusahaan. Sehingga keputusan akan kebutuhan karyawan dengan jumlah yang tepat dan keahlian yang tepat sangat penting agar pekerjaan dapat selesai dengan efektif dan efisien

Machine (Mesin dan Peralatan)

Machine dalam hal ini, adalah mesin dan peralatan pendukung aktifitas bisnis wirausaha yang dapat memaksimalkan persebaran beban kerja manusia. Manusia atau karyawan yang ada dalam lingkungan bisnis wirausaha memang memiliki kemampuan untuk berkembang, berinovasi, dan produktivitas. Namun, ada kalanya tenaga manusia tidak lagi mampu untuk menerima beban kerja yang berlebih. Sehingga, perlu adanya alat bantu bekerja yaitu mesin.

saat ini penggunaan mesin menjadi penyebab hilangnya pekerjaan karyawan pada industri-industri besar, karena pengelola perusahaan lebih memilih mesin untuk menjadi alat pencipta produk yang lebih efisien. Karena mesin mampu menciptakan produk dalam jumlah besar tanpa adanya tuntutan untuk memenuhi hak-haknya layaknya buruh atau karyawan, cukup dengan memperhatikan sumber daya dan perawatan mesin.

Dalam menggunakan mesin, kita harus memperhatikan spesifikasi yang menjadi dasar dari kebutuhan kegiatan usaha yang kita lakukan. Baik itu dari segi jumlah mesin maupun kapasitas mesin dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan agar tidak terjadi miss requirement atau ketidak sesuaian antara peralatan dengan kebutuhan.
Keputusan untuk membeli mesin adalah keputusan yang krusial karena dapat mempengaruhi efisiensi produktifitas pada lini produksi. Sebuah kegiatan usaha dapat merugi apabila tidak memperhitungkan hal-hal yang telah dibahas diatas dan bisa juga untung jika membeli mesin yang tepat berdasarkan kebutuhan produksi. Mengingat biaya yang keluar saat membeli mesin tidaklah sedikit, Namun sepadan dengan meningkatnya efisiensi dalam pekerjaan.

Material (Bahan)

Material adalah bahan baku yang akan kita gunakan untuk memproduksi sebuah produk usaha. Semua bidang usaha pasti menginginkan bahan baku yang berkualitas namun dengan harga yang murah. Atau bisa jadi dengan pertimbangan-pertimbangan lainnya seperti ketersediaan bahan baku, kemudahan memperolehnya, dan faktor-faktor lain yang menjadikan pemilihan bahan baku menjadi hal yang krusial.

Penentuan kebutuhan akan jenis, jumlah, dan bahan baku dapat kita lihat dari produk yang akan kita buat. Material yang berkualitas tidak menjamin bagusnya hasil produk yang kita buat. Karena semua tergantung dari proses yang berawal dari penentuan bahan baku, proses produksi, dan pengemasan, hingga cara kita memasarkan produk tersebut.

Dalam memikirkan material, terselip bahasan mengenai Material Handling atau yang biasa kita kenal adalah alat pengangkut material. Material bisa saja kita angkut dengan menggunakan tenaga karyawan namun ada kalanya material tidak dapat kita bawa secara manual karena faktor ukuran, bentuk, dan berat material sehingga perlu adanya peralatan handling yang tepat untuk membantu manusia (karyawan) dalam memindahkan material.

Pemilihan material dapat kita tentukan dari produk apa yang akan kita buat, ketersediaan material, dan harga yang supplier tawarkan kepada kita dalam pembuatan produk haruslah sesuai dengan apa yang telah kita susun sesuai prosedur. Berkualitas atau tidaknnya produk yang dihasilkan tidak melulu berasal dari materia. Namun, bisa jadi dari faktor lain seperti manusia dan metode yang kita terapkan

Market (Pasar)

Sebenarnya penentuan market adalah hal yang paling pertama seorang wirausahawan pikiran sertelah Money. Karena, pangsa pasar bisa menjadi visi dan misi perusahaan. Sulitnya menentukan pangsa pasar terkadang membuat para pelaku usaha gagal dalam menjalankan bisnisnya, karena mereka tidak melakukan market analysis terlebih dahulu dalam menentukan pasar.

Pasar bisa saja kita tentukan pada saat perusahaan sudah berjalan, namun hal ini sangat beresiko karena bisa saja pangsa pasar yang akan kita masuki tidak memiliki minat akan produk yang kita buat. Hal ini bisa menimbulkan ketidakefisienan dan kerugian usaha. Perlakuan kita sebagai pengusaha terhadap pangsa pasar juga sangat penting, kita harus menyesuaikan diri berdasarkan usaha yang kita jalankan. Kita harus mengetahui bagaimana cara memasarkan produk yang kita buat, apakah pasar akan mendatangi kita atau kita yang harus mendatangi pasar.

Kompleksitas Pasar adalah tantangan dari para pengusaha, karena pasar memiliki banyak unsur yang harus kita pelajari, mulai dari demografi, geografi, dan kecenderungan minat dari pasar itu sendiri. Namun, pada dasarnya pasar membutuhkan sebuah produk yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhannya. Bagi para pemula, membahas hal mengenai target market masih sangat sederhana dan masih sangat luas dalam arti tidak spesifik. Sebaiknya dalam mempelajari target pasar haruslah sesepesifik yang kita bisa, entah akan tepat sasaran atau tidak Setidaknya kita dapat mengetahui alternatif-alternatif dari pasar yang lain.

Pasar yang tepat dapat menghasilkan demand yang besar, dan begitu juga sebaliknya. Terkadang pasar yang kita duga dapat menyerap produk kita dengan baik ternyata pada kenyataanya tidak seperti apa yang kita perhitungkan karena pasar merupakan hal yang paling tidak stabil dan paling sulit ditebak. Sehingga, tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan ahli dalam bidagnya untuk membantu dalam memasarkan produk yang sudah kita buat.

Penutup

Itulah 6 unsur menejemen kewirausahaan yang harus kamu ketahui dan kuasai tentunya apabila kamu ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses!, hal ini merupakan basic dari keseluruhan ilmu menejerial dalam berwirausaha jika basic kamu kuat maka akan mudah untuk mempelajari hal yang lainnya.

Tetap semangat dalam menjalani apa yang sudah menjadi jalan hidup kamu, ingat pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang berjuang dengan hati, bukan soal berapa materi yang bisa kamu dapat untuk dirimu sendiri. namun yang paling utama adalah seberapa tangguh kamu dalam menerjang rintangan yang kamu hadapi dan tetap bisa dicintai.

Post Terkait :

One thought on “6 Unsur Manajemen Wirausaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.