Softball, Pengetahuan Dasar Yang Perlu Kamu Tahu!

  • 4 min read
  • Jan 05, 2022
softball

Sejarah Singkat Softball

Softball diciptakan pada tahun 1887 di Chicago Ilionis Amerika Serikat. Softball termasuk jenis permainan bola kecil yang semula merupakan permainan indoor yang kurang berkembang.

Pisyground Association of Amerika atau sekarang disebut dengan Nasional Association Recreation mengembangkan Softball dan mulai dimainkan secara out door di lapangan luar.

Kemudian, Amateur Softball Association sebagai organisasi Softball di Amerika Serikat dibentuk pada tahun 1934.

Olah raga Softball di Indonesia telah dipertandingkan pada tahun 1952 saat berlangsung Pekan Olahraga Nasional (PON) III di Bandung untuk regu putri. Sedangkan untuk regu putra, Softball dipertandingkan pada PON VII tahun 1969 di Surabaya.

Softball di Indonesia mempunyai induk organisasi yang disebut Perbasasi (Persatuan Baseball – Softball Amatir Seluruh Indonesia).

Nama lain dari permainan softball adalah kitten ball, mush ball, diamond ball, indoor–outdoor, indoor baseball, dan playground ball.

Lapangan Softball

Permainan Softball dilakukan pada lapangan berbentuk segi empat dengan ukuran sebagai berikut:

  1. Panjang Sisi : 16.76 meter
  2. Jarak dari pelempar (Pitcher Plate) ke Home Base : 13.07 meter
  3. Luas Pitcher Plate : 60 x 15 cm
  4. Jumlah base (home plate) : 4 base
  5. Letak Home plate : I, II, III di pojok lapangan, IV tempat memukul bola
  6. Luas Base : 38 x 38 cm
  7. Tebal Base : 5 – 12.5 cm
  8. Luas Home Plate IV : 43 x 22 cm
  9. Lamanya waktu bermain softball adalah 7 inning (1 inning adalah satu kali setiap tim menjadi regu pemukul dan regu penjaga.)

Bagian-Bagian Lapangan Softball

  1. Official diamond : Merupakan bagian dari daerah lapangan yang berbentuk bujur sangkar dengan sisi yang sama panjang.
  2. The hatter’s on deck circle : Tempat menunggu giliran memukul, berupa lingkaran dengan jari-jari 1.5 inch (5 feet). Terletak berdekatan dengan ujung bangku terakhir atau daerah dug-out yang paling dekat dengan home plate.
  3. The one meter line : Garis sejajar yang dibuat dengan base line dengan jarak 1 meter dari base line, dimulai dari titik tengah antara home plate dengan base I.
  4. Base path : Garis khayal selebar 1 meter (3 feet) pada suatu garis lurus yang menghubungkan base ke base.

Alat & Perlengkapan Softball

  1. Kayu Pemukul
    • Panjang 86 cm
    • Garis tengah 5 cm
    • Tempat pegangan lebih kecil dan boleh dibalut dengan benang ± 40 cm.
  2. Bola
    • Terbuat dari kulit
    • Berwarna putih
    • Keliling bola ± 3 cm
    • Berat / bobot ± 190 gram
  3. Tempat Hinggap (Base)
    • Base I, II, III berbentuk bujur sangkar dengan luas 38 x 38 cm
    • Base IV berbentuk segi lima dengan sisi 42 cm, 22 cm, 30 cm, 30 cm, 22 cm.
  4. Tempat Pelambung (Pitcher Plate)
    • Berbentuk segi empat dengan luas 15 x 60 cm
  5. Sarung Tangan (Gloves)
    • Terbuat dari Wit
    • Digunakan oleh semua pemain lapangan
    • Untuk Catcher, Pitcher, dan Baseman I, sarung tangan kiri lebih tebal dan memiliki bentuk yang berbeda.
    • Sarung tangan Catcher bulat tanpa ibu jari
    • Sarung tangan Pitcher dan Baseman I bulat dengan ibu jari terpisah.
    • Sarung tangan pemain lainnya standar 5 jari terpisah
    • Catcher menggunakan tutup muka (masker), penutup dada (body protector), dan penutup tungkai bawah (leg guard)

Teknik Dasar Softball

Apa bila anda diminta untuk sebutkan beberapa jenis keterampilan dasar dalam permainan softball, jawabannya ada pada beberapa teknik dasar ini.

Cara Memegang Bola

Teknik memegang bola terbagi menjadi 3 macam:

  1. Pegangan 2 jari (Two Finger Grip)
    • Pelempar memegang bola dengan menempatkan jari telunjuk dan jari tengah pada bagian atas bola, kemudian ketiga jari lainnya menyangga pada bagian bawah bola.
    • Teknik ini menghasilkan lemparan dengan putaran bola ke belakang (back spin), sehingga lintasan lemparan bola mendatar.
  2. Pegangan 3 jari (Three Finger Grip)
    • Pelempar memegang bola dengan menepatkan jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis pada bagian atas bola, kemudian ibu jari dan kelingking menyangga pada bagian bawah bola.
    • Teknik ini menghasilkan lemparan yang akurat dan direkomendasikan untuk pemain yang mempunyai jari-jari pendek.
  3. Pegangan 4 jari (Four Finger Grip)
    • Pelempar memegang bola dengan cara menempelkan kelima bagian jari pada sekeliling bola sedemikian rupa sehingga menjadi satu genggaman.
    • Teknik ini menghasilkan bola putaran samping sehingga arah bola ke samping luar.

Cara Melempar Bola

  1. Sikap awal berdiri tegak
  2. Langkahkan kaki kiri ke depan
  3. Fokuskan berat badang pada kaki kanan
  4. Luruskan tangan kanan ke belakang (untuk melempar)
  5. Lemparkan bola dengan ayunan samping diikuti melangkahkan kaki kanan ke depan

Cara Menangkap Bola

  1. Bola datar (Straight Ball)
    • Berdiri kangkang, lutut ditekuk, lengan kiri dengan glove diluruskan ke arah datangnya bola (depan)
    • Pergelangan tangan ditekuk, tangan yang lain di samping glove
    • Pada saat bola masuk tangkapan, tangan lainnya segera menutup agar bola tidak jatuh.
  2. Bola Tinggi
    • Berdiri tegak, kedua lengan lurus di atas kepala, glove menghadap ke depan
    • Bola ditangkap setinggi jangkauan tangan
    • Pada saat bola masuk tangkapan, tangan lainnya segera menutup agar bola tidak jatuh.
  3. Bola Menggelinding (Ground Ball)
    • Bungkukkan badan, lutut agak ditekuk dan kaki direnggangkan, tangan kiri menghadap ke arah datangnya bola
    • Punggung glove menempel di tanah, tangan yang lain di sebelah glove
    • Pada saat bola masuk tangkapan, tangan yang lain segera menutup agar bola tidak lepas.

Cara Melempar (Pelambung)

Pelambung atau disebut dengan Pitcher bertugas melemparkan bola ke pemukul dengan baik, artinya, bola sebisa mungkin melintas di atas Base IV dengan ketinggihan antara lutut dan bahu pemukul.

Terdapat syarat yang harus dipenuhi Pitcher sebelum melambungkan bola:

  1. Menginjak Pitcher Plate
  2. Menghadap Home Base
  3. Menyentuhkan bola ke tangan lain (Glove)

Karena Softball merupakan permainan, selain memberikan lambungan bola yang baik pada pemukul, Pitcher juga harus dapat melambungkan bola dengan keras dan berputar untuk menyulitkan pemukul dengan tujuan yang menguntungkan pihak penjaga.

Cara Memukul Bola

  1. Berdiri dengan kaki jarang
  2. Kaki depan diputar ke arah Pitcher
  3. Berat badan bertumpu pada kedua kaki dengan sedikit condong ke depan
  4. Lutut dan panggul rileks
  5. Kayu pemukul (Bat) dipegang oleh kedua tangan di atas belakang bahu kanan dengan ujung bat sedikit mengarah ke atas
  6. Posisi bat yang benar saat awal gerak memukul bola pada permainan softball adalah sedikit mengarah ke atas.
  7. Setelah bola dilempar, pemukul harus mengambil waktu yang tepat untuk mengayunkan batpada arah datangnya bola
  8. Setelah bola terpukul, lecutkan pergelangan tangan

Sliding

Sliding merupakan teknik untuk menghindari dari penjaga agar selamat sampai base. Teknik ini dilakukan dengan menjatuhkan badan. Setelah dekat dengan base yang dituju, segera jatuhkan badan ke belakang bersama dengan mengayunkan salah satu kaki ke depan untuk menyentuh bagian base terdekat, sedangkan kaki satunya dibengkokkan.

Mematikan Pelari

  1. Sebelum pelari sampai base yang dituju, base tersebut telah dibakar dengan cara pihak penjaga lebih dulu menginjak base dengan memegang bola.
  2. Sebelum pelari sampai di base yang dituju, penjaga menyentuhkan bola ke badan belari (di “tik”).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.